Bidang Pendidikan dan Penelitian

Mata Kuliah Terkait Keberlanjutan

USU memiliki 15 fakultas sarjana dan 145 program studi. Setiap fakultas memiliki jumlah program studi yang berbeda, dengan rentang 1 hingga 25, dan jumlah mata kuliah yang berbeda, dengan kisaran 119 hingga 2822 program studi per fakultas. Berdasarkan jumlah program studi, fakultas dibedakan menjadi lebih dari 20 program studi (Kedokteran), di antaranya 10 dan 20 (Teknik, IPA & Matematika, Budaya, Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Pertanian) dan kurang dari 10 (Hukum, Kedokteran Gigi, Farmasi, Keperawatan, Komputer dan IT, Psikologi, Kesehatan Masyarakat, Kehutanan).

Mata_Kuliah.PNG

 

Dana Penelitian 

 

Pada 2019 dana meningkat dari 698.566 Dolar AS menjadi 918.675 Dolar AS. Namun, dengan mobilitas yang sangat terbatas akibat COVID19, total dana penelitian berkurang dan begitu pula yang didedikasikan untuk keberlanjutan. Empat fakultas yang memberikan kontribusi tertinggi pada periode-periode tersebut adalah Fakultas Teknik, Fakultas MIPA, Fakultas Kehutanan, dan Fakultas Pertanian. Sementara Fakultas Teknik secara konsisten tampil sebagai kontributor tertinggi, posisi Fakultas Pertanian terus menurun dari posisi ke-2, ke-3 dan ke-4 di tahun 2018, 2019 dan 2020 masing-masing.

Dana_Penelitian.PNG

 

Dana riset Universitas Sumatera Utara bersumber dari DRPM (Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan Non PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) untuk tahun anggaran 2017 & 2018. Selanjutnya untuk tahun anggaran 2019 , terdapat sumber tambahan dari DIPI (Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia), Kementerian Keuangan, Republik Indonesia.

Pada tahun 2018 - 2020 USU mengadakan sejumlah acara terkait keberlanjutan, yang dapat dikelompokkan menjadi (a) konferensi, (b) kuliah umum, (c) Focus Group Discussion, (d) Pengabdian Masyarakat dan (e) Kompetisi baik di tingkat lokal, tingkat nasional dan internasional. Konferensi dan kuliah umum mengangkat berbagai isu tentang keberlanjutan berdasarkan fakultas atau konsorsium yang menyelenggarakan konferensi. Kegiatan semacam ini sebagian besar bertujuan untuk menyebarluaskan temuan penelitian berkelanjutan dan memperluas kolaborasi untuk penelitian lebih lanjut dan implementasi temuan. Diskusi Kelompok Fokus bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi di antara para pemangku kepentingan tentang isu-isu yang dimaksud. Pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan baik oleh dosen maupun organisasi kemahasiswaan. Terakhir, kompetisi diselenggarakan sebagai upaya USU untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian dan motivasi bagi sivitas akademika dan masyarakat USU untuk menjaga kelestarian.

 

Organisasi Keberlanjutan Mahasiswa

Berikut daftar organisasi mahasiswa yang bersifat berkelanjutan.

Organisasi_Mahasiswa.PNG